Program Kartu Prakerja Dan Segudang Permasalahan Yang Harus Dibenahi

Program Kartu Prakerja adalah sebuah program yang pertama kali di gaungkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo (Presiden Indonesia ke-7) sebagai salah satu solusi untuk memecahkan masalah pengangguran di Indonesia ketika beliau melaksanakan kampanye kala itu.

Program Kartu Prakerja

Baca juga: Program Kartu Prakerja Dan Segudang Permasalahan Yang Harus Dibenahi

Kini Program Kartu Prakerja, tepatnya pada tahun 2020 telah mulai dilaksanakan oleh pemerintah. Namun, dari berbagai solusi yang ditawarkan oleh Program Kartu Prakerja, masih banyak hal yang harus dibenahi dan kini menjadi buah bibir. Dikarenakan banyak sekali permasalahan yang muncul.

Masalah yang muncul untuk Program Kartu Prakerja, diantaranya adalah:

  1. Peserta kesulitan untuk mendaftar online
  2. Kegagalan dalam upload dan verifikasi dokumen
  3. Pendaftaran yang bertahap membuat cemas
  4. Insentif bukan berupa uang langsung (tahap awal)
  5. Bagaimana masa depan Program Kartu Prakerja?

5 poin yang disebutkan diatas adalah hanya beberapa poin kecil yang bisa kami rangkum untuk artikel kali ini. Program Kartu Prakerja adalah sebuah program yang harapannya bisa menjadi sebuah solusi cerdas untuk mereka calon tenaga kerja untuk menjadi lebih kreatif.

Namun disisi lain banyak permasalahan yang muncul serta segudang pertanyaan yang perlu dijawab. Untuk anda yang saat ini berhadapan langsung dengan Program Kartu Prakerja ini. Hal ini akan menjadi sangatlah menarik untuk dibahas.

1. Peserta kesulitan untuk mendaftar online


Poin pertama, terkait dengan masalah para peserta yang mengalami kesulitan ketika proses mendaftar online. Banyak yang menyayangkan proses yang terlalu rumit ketika proses pendaftaran online ini akan menyulitkan sebagian kalangan yang tidak terlalu mengerti dengan dunia telekomunikasi.

Dari survey yang telah dilakukan, sebagian besar dari calon pemilik Kartu Prakerja mengalami kegagalan dalam melakukan registrasi. Hal yang terbesar dan paling sering dialami adalah terkait kebingungan mereka ketika munculnya notifikasi "Permohonan maaf karena server down" dan "Kuota atau gelombang pendaftaran yang dibatasi/tunggu gelombang berikutnya".

2. Kegagalan dalam upload dan verifikasi dokumen


Kesulitan kedua yang dihadapi oleh para calon tenaga kerja ketika telah selesai mendaftar adalah masalah upload dokumen yang gagal berkali-kali. Hal ini membuat bingung untuk mereka yang mengalaminya. Dikarenakan kesulitan terkait verifikasi inilah banyak yang beranggapan kapasitas tidak mumpuni atau belum siapnya program ini.

3. Pendaftaran yang bertahap membuat cemas


Untuk mereka yang yang sangat berharap program ini berhasil dan mampu membantu mengatasi masalah keuangan mereka untuk segera mendapatkan pekerjaan dari Program Kartu Prakerja ini mungkin akan menjadi sedikit kecemasan tersendiri. Dikarenakan proses pendaftaran yang sulit dan takut tidak memenuhi syarat dikarenakan banyaknya para pendaftar yang akhirnya membuat khawatir takut gagal/terjadi penolakan.

4. Insentif bukan berupa uang (tahap awal)


Banyak sekali yang berharap bahwa Program Kartu Prakerja ini menjadi sebuah bantuan langsung tunai (BLT) untuk mereka yang belum memiliki pekerjaan. Nyatanya, program ini baru masuk ke tahapan ke-2, baru m,emasuki tahap pendaftaran dan proses pelatihan. Dan nyatanya, ini bukanlah sebuah program bantuan langsung tunai. Melainkan anda harus memiliki kompetensi yang mumpuni.

Berikut adalah detail insentif yang diberikan untuk pemegang Kartu Prakerja:

  • Bantuan Dana Pelatihan 1 Juta Rupiah
  • Insentif Setelah Pelatihan 600 Ribu Rupiah (untuk 4 bulan)
  • Insentif Survei Kebekerjaan 50 Ribu Rupiah (3 kali survei)

5. Bagaimana masa depan Program Kartu Prakerja?


Banyak sekali komentar terkait hal ini, Bagaimana masa depan dari Program Kartu Prakerja ini? Komentar yang paling mendapat respon adalah terkait apakah program ini akan terus menerus dilaksanakan atau sekedar memenuhi janji ketika Bapak Presiden Joko Widodo ketika melakukan kampanye pada saat itu sebelum memangku jabatan Presiden, hal ini dikemukakan langsung oleh beberapa anggota DPR pada situs pemberitaan nasional Merdeka.com.

Yang tentu Program Kartu Prakerja ini adalah sebuah program yang bakal menjadi bahaya atau bumerang jika tidak direalisasikan. Banyak media yang menyayangkan jika program ini hanya sebagai pengalihan isu yang memanas untuk meredam permintaan masyarakat terkait bukti Program Kartu Prakerja, hal ini di kemukakan langsung oleh situs CNBC Indonesia.

Itulah beberapa masalah yang kini sudah timbul diantara segudang masalah yang ada terkait Program Kartu Prakerja ini. Untuk anda yang memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait program ini, anda bisa memantau melalui prakerja.go.id atau akun resmi IG mereka di @prakerja.go.id.


Silakan berikan reaksi Anda terhadap artikel ini